Dari : Situs Alfi

efek salju berjatuhan

Minggu, 27 November 2011

CARA CEPAT MENINGKATKAN DAYA INGAT

 Bersyukurlah jika Anda adalah orang yang memiliki daya ingat "super" artinya lebih cepat mengerti dan bisa diingat dalam kurun waktu yang cukup lama. Dan bagi Anda yang memiliki daya ingat dengan kualitas pas-pasan seperti saya jangan juga terlalu bersedih karena eMingko Blog punya beberapa tips cara meningkatkan daya ingat, mari langsung saja kita bahas. 
  • Kondisi Fisik & Psikologis
Yang pertama disebut tentu itu adalah yang paling utama , kondisi fisik yang fit akan lebih memudahkan kita dalam menerima input sehingga proses penyimpanan ke daya ingat menjadi lebih mudah. Begitu juga dengan kondisi psikologis, dalam kondisi stres kita akan sangat kesulitan untuk memproses input.
  • Nutrisi
Nutrisi bagaikan bahan bakar dan tubuh adalah mesinnya, bagaimana mesin berjalan jika bahan bakar tidak ada. Protein dan omega 3 sangat baik untuk meningkatkan daya ingat, protein merupakan zat utama yang dibutuhkan oleh tubuh sedangkan omega 3 adalah zat yang dibutuhkan untuk perkembangan otak.
  • Panca Indra
Untuk mempercepat dan meningkatkan daya ingat beberapa panca indra harus kita gunakan. Seperti saat menerima materi pelajaran saat di sekolah/kampus , mata kita memperhatikan, telingan mendengarkan, lalu mengucapkannya dan tangan menulis. Intinya lihat, baca, dengar, tulis akan membuat proses pengingatan berjalan lebih baik dibandingkan dengan hanya menulis saja.
  • Fokus
Kita tidak bisa melakukan [mengingat] lebih dari satu kegiatan secara bersamaan dan berharap semua berhasil dengan baik, contohkan saja mendengarkan lagu sambil menonton tv kita pasti akan mengabaikan salah satunya jadi lebih baik fokus dengan satu kegiatan untuk hasil lebih baik.
  • Lingkungan
Yang satu ini sudah pasti, bayangkan kita disuruhh menghafal buku dan membacanya di sebuah stadion sepak bola saat ada pertandingan dipenuhi penonton dengan suara bising . Lingkungan yang kondusif membuat kita lebih mudah memproses input untuk diingat. 

Inilah beberapa tips cara meningkatkan daya ingat, semoga bermanfaat

Sabtu, 26 November 2011

Inilah Yang Sebenarnya 7 Keajaiban di Dunia, Simak nich. . .

Sekelompok pelajar belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, para pelajar diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :
1) Piramida Besar di Mesir
2) Taj Mahal
3) Grand Canyon
4) Panama Canal
5) Empire State Building
6) St. Peter's Basilica
7) Tembok China
Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya. Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."
Sang guru berkata,
"Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."
Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah :
1) Bisa menyentuh
2) Bisa mencicip
3) Bisa melihat
4) Bisa mendengar
Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan :
5) Bisa merasakan
6) Bisa tertawa
7) Dan bisa mencintai
Ruang kelas tersebut sesaat sunyi seketika!!! 

Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban", sementara saat kita melihat dan menikmati semua yang telah Allah lakukan untuk kita, lalu kita menyebutnya sebagai "BIASA-BIASA SAJA" ?!

Jumat, 25 November 2011

percayakah bahwa balas dendam terbaik adalah memaafkan ?

Persoalannya, kadang ada yang merasa sudah “memaafkan”, tetapi sebenarnya belum memaafkan yang sesungguhnya !
Memang benar…kata memaafkan sangat mudah untuk diucapkan, tetapi melaksanakannya sangat sulit. Apalagi masih ada rasa dongkol ha…ha…ha… Dendam kesumbet, eh…. salah… kesumat, masih wajar… manusia… he…he…he… Yang penting, mau belajar untuk selalu bisa membuka hati, dengan tulus memaafkan orang lain !
Hm…kata “memaafkan”…. sederhana sekali yah… tapi memang sangat2 sulit untuk dipraktekkan. Dibutuhkan jiwa yang besar untuk bisa “benar-benar” memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain terhadap diri kita. Mungkin… karena penggunaan kata “Pembalasan Dendam” terlalu vulgar buat didengar / dibaca / dipahami. Jadi bisa menimbulkan kesan yang seram !!!
Sebenarnya, makna yangg bisa ditangkap dari kata-kata tersebut di atas adalah, apabila ada seseorang yang pernah berbuat salah pada diri kita, akan tetapi kita tidak membalasnya dengan dendam / kebencian, namun justru dengan “memaafkan”nya. Biasanya efek yang timbul bagi si pembuat kesalahan adalah merasa “sungkan” dan jadi “ngak enak hati”, kadang justru perasaan bersalah tersebut menjadi sebuah “senjata makan tuan” bagi si pelaku. Apalagi jika si korban justru sebaliknya, membalasnya dengan senyuman dan tetap berbuat baik terhadap si pelaku yang sudah berbuat kesalahan. Ini menjadi “pukulan” secara halus bagi si pelaku itu sendiri, tanpa harus dilakukan dengan cara membalas dendam / dengan kebencian.
Adapun mengenai kondisi “melupakan”, rasanya sih memang sulit untuk dilakukan. Karena di dalam memori otak yang bersangkutan, pasti akan tetap tersimpan. Tapi… karena sudah memaafkan dengan ikhlas, semua memori negatif tersebut tidak muncul ke permukaan pikiran dan menjadi sebuah emosi negatif yang mengganggu. jadi… betapapun sulitnya, memang jauh lebih indah apabila kita mencoba untuk belajar saling memaafkan dan mengampuni dari pada membalas dengan dendam dan kebencian.
Seperti kata pepatah “kalah jadi abu… menang jadi arang !!!”, maka kedua belah pihak akan dirugikan bila saling menyimpan dendam dan kebencian. Namun dibalik kata “memaafkan”, kita juga harus tetap waspada dengan menggunakan WU, jangan sampai kita menjadi pihak yang “dimanfaatkan” karena sifat kita yang terlalu “pemaaf”, sehingga terkesan lemah dan tidak tegas !!!

Kamis, 24 November 2011

Pelajaran Berharga Dari Seorang Tuna Netra

Ini adalah kisah dua orang pria yang sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita penyakit yang mengharuskannya duduk dekat jendela disamping tempat tidurnya selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan untuk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah.
Sedangkan pria yang lain harus berbaring. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini berteriak di malam hari ( mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.
Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk sambil melihat keluar jendela.
Sambil tersenyum dan dengan wajah gembira dia menggumam, "Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi." gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum.
Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, "Apa yang kau lihat di luar sana, kawan?"
"Sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah." jelas pria yang duduk
Setiap sore ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria yang hanya bisa berbaring merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.
Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan begitu detil sehingga membuat pria yang berbaring membayangkan semua keindahan pemandangan itu.
Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya pun semakin bertambah.
Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas.
Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.
Suatu pagi, seorang perawat mendapati pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya.
Pria yang kedua merasa begitu kehilangan seorang teman yang mengisi hari-harinya. Begitu penasarannya dengan apa yang diceritakan oleh sang kawan hingga ia meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu.
Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.
Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu.
Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah . . . Tembok Kosong!!!
Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.
Dari perawat itulah dia menyadari bahwa rekannya yang sudah meninggal ternyata seorang Tuna Netra yang terserang penyakit parah dan kronis

Hikmah :
Kata yang penuh semangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.
Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.
Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

Rabu, 23 November 2011

Perbedaan antara Cinta dan Nafsu

1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan

Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akan berada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.

Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan cara menjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.

2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).



3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.

4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.

5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.

Selasa, 22 November 2011

Penyebab Manusia Merasakan Jatuh Cinta. . .

Ya...ya...sekarang saya akan mengulas artikel yang cukup menarik karena ini menyangkut aktivitas manusia pada umumnya (dan aktivitas yang penting).

Bagaimana manusia jatuh cinta. Kira-kira, jawaban apa ya yang keluar ketika anda ditanyakan, 'Mengapa kita bisa jatuh cinta ya?' (silakan jawab melalui komentar, kita akan buka diskusi mengenai ini)

Mungkin beberapa orang akan mengatakan, 'Ya...memang sudah takdir manusia seperti itu'. Tidak salah memang. Lalu mungkin ada juga yang menjawab dengan pertanyaan, 'Ya...bagaimana bisa tercipta manusia-manusia yang lain?' Luar biasa, jawaban inipun tidak salah. Rupanya akan ada banyak jawaban yang sekiranya proporsional untuk menjawab pertanyaan ini. Namun, disamping jawaban yang kedengarannya umum, kita bisa mencari penjelasan yang sifatnya scientific. Ada beberapa penjelasan mengenai aktifitas emosi (karena cinta termasuk bagian dari emosi manusia) berdasarkan sudut pandang ilmu biologi (atau mungkin kedokteran).

Dengan dasar 'segala kegiatan yang dilakukan manusia baik secara sadar maupun tidak sadar, ada peran hormon dibalik itu semua'. Ok, mungkin dari pembaca artikel ini ada yang memiliki background biologi atau kedokteran yang cukup kuat. Namun, saya tetap akan memberikan penjelasan tentang apa itu hormon (sebenarnya anda bisa langsung cari di wikipedia, namun karena saya begitu baik, saya akan carikan untuk anda).

Berdasarkan definisi yang tercantum pada wikipedia, hormon adalah pembawa pesan kimiawi antar sel atau antar kelompok sel. Nah, dari definisinya saja sudah terlihat, pesan. Tiap rangsangan yang ada dalam tubuh kita tentunya melibatkan reaksi kimia.

Sekarang kita akan membahas satu persatu hormon yang memengaruhi atau merangsang kegiatan yang dinamakan cinta.

Hormon pertama dopamine. Dari situs di atas, dijelaskan bahwa hormon ini bekerja selayaknya kokaine. Ketika anda bertemmu seseorang yang anda sukai, hormon dopamine ini bekerja dan sifatnya addictive. Mereka yang menyukai pasangannya seakan-akan ketagihan untuk terus bertemu dengan orang yang disukainya itu.

Pernahkah anda mendengar rayuan gombal dan tak bermutu berikut ini?

'Jantungku berdetak kencang saat aku melihatmu (hoekhh)'. Selain itu, nafas orang yang mengidap 'cinta' ini menjadi lebih cepat (atau istilahnya ngos-ngosan)

Menurut anda, siapa dalang dibalik aktifitas tak lazim tersebut? Jawabannya adalah fenylethilamin. Rupanya, rayuan gombal dan tak bermutu di atas merupakan efek dari hormon tersebut (selamat kepada anda sang pengguna rayuan tersebut. anda rupanya mengetahui efek dari fenylethilamin).

Berikutnya ada peran hormon adrenalin didalamnya. Sebagian pengaruh dari adrenalin ada yang mirip dengan fenylethilamin, yaitu mempercepat nafas. Selebihnya ada lagi hubungannya dengan , lagi-lagi lirik-lirik tak bermutu, 'makan tak nafsu karena mu' . HUAAAAHAHAHAHA.

Inilah penjelasannya mengapa lirik dan rayuan sampah terkadang ada betulnya. Membahas lirik di atas, hal itu dipacu oleh kerja hormon adrenalin. Ketika hormon ini bekerja, efek yang ditimbulkan dapat menghilankan nafsu makan karena organ pencernaan jadi bekerja lebih lambat (lagi-lagi selamat kepada mereka yang menggunakan kalimat seperti itu).
Nah, yang berikutnya rada-rada menakutkan. Rupanya, selain hormon dopamine yang bekerja selayaknya kokaine, ada juga hormon yang bekerja selayaknya morphine.

Hormon ini bernama endorpin. Hormon ini dikatakan adalah morfinnya tubuh karena memang sifatnya yang seperti morfin. Dan hormon hanya akan muncul ketika kita merasakan sakit, kegembiraan, dan orgasm. Namun, rupanya ketika kita jatuh cinta, hormon ini juga bekerja, oleh karena itu orang yang jatuh cinta merasa bahagia (kadang-kadang jadi berlebihan).
Pada kaum pria yang suka melakukan masturbasi, nih, lagi-lagi hormon ini bekerja. Namun, jika dilakukan dalam frekuensi yang tinggi (terlalu sering) memiliki dampak pada penurunan ingatan jangka pendek
Ketika anda makan cokelat, hormon endorpin ini juga akan dihasilkan.

Kemudian vasopresin. Hormon ini juga memiliki peranan dalam kegiatan sexual. Hormon ini dapat dapat menekan sekresi air. Hormon ini juga bekerja ketika seorang pria mengalami ejakulasi. Hormon ini juga berperan sebagai antidiuretik yang dapat mengatur pengeluaran urin (atau mengatur proses sekresi air). Tanpa hormon ini, anda sudah pasti memerlukan bantuan pampers.

Dan yang terakhir adalah oxytocine. Ketika anda memeluk atau membelai pasangan anda, hormon ini akan dihasilkan di hipotalamus. Hormon ini dihasilkan dalam jumlah yang besar ketika seorang wanita masuk dalam fase menyusui.

Nah, rupanya cinta bukan hanya bisa diliat dari sudut pandang sinetron saja, (dengan segala lika-liku cerita yang membuat leher pegal), namun bisa juga dibahas dari segi science. Untuk para pembaca, silakan kalau ada komentar postkan di bagian komentar.

Senin, 21 November 2011

Alasan orang untuk saling jatuh cinta_sesi kedua


cInta iTu keButUhaN
Percaya ngga' kalo' cinta itu kebutuhan ?
jangan salah. . .
loh, cinta itu memang termasuk kebutuhan.
Cinta itu bagian dari emosi yang secara alamiah  ngga' bisa dihindari.
Karena posisinya itu, cinta jadi kebutuhan yang mesti dipenuhi.
Makanya. . .
Abraham Maslow memasukkan cinta ke dalam hirarki kebutuhan manusia.
Maslow juga bilang, jika kebutuhan ini ngga' dipenuhi,
maka kamu akan merasakan kesepian yang begitu mendalam.
Pada akhirnya kamu juga yang rugi.
Karena hubungan sosialmu ngga' bagus.
Kalo' sudah gitu
bisa ditebak khan,
hidup kamu ngga' ada artinya bukan ???

keButuHan bIoLoGis
Manusia itu diciptakan berpasangan, untuk saling melindungi dan menyayangi.
Maka, sudah bagian dari fitrah manusia kalo' memiliki potensi untuk mencintai dan dicintai.
Dalam psikologi, cinta adalah bagian dari emosi yang secara naluri ngga' bisa dihindari.
Karena itu, ia menjadi kebutuhan  yang harus dipenuhi.
Dalam artian, cinta harus direfleksikan kepada objek yang diinginkan.
Singkatnya, kalo' ada orang yang lagi mencintai orang lain,
maka saat itu ia sedang memenuhi kebutuhan biologisnya.

bUtuH pErhaTiaN
Siapa sich yang ngga' butuh perhatian ?
bahkan, orang cuek sekalipun akan membutuhkan perhatian.
Manusia sebagai mahluk sosial haus perhatian.
Seseorang akan merasa dihargai keberadaannya ketika ia dihargai oleh orang-orang disekelilingnya.
Ngga' beda dengan motivasi, 
perhatian juga bisa membangun pola pikir dan perilaku seseorang supaya menjadi lebih baik.
So, alangkah senangnya orang yang kita cintai memperhatikan kita.
Rasanya beda deh !!!

tiDak daPat hIduP seNdIrI
Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan
Dengan tujuan agar keduanya saling mengenal, menyayangi dan saling menolong.
Keduanya pun punya tugas yang sama, yaitu melestarikan kehidupan
meskipun ada perbedaan peran dalam keduanya.
Nah, 
peran inilah yang bisa ngejadiin keduanya ngejalanin fungsinya sebagai mahluk sosial.
Nah,
manusia bisa saling mengenal, menyayangi dan menolong.
Tuhan memberikan potensi kepada laki-laki
dan perempuan rasa cinta.
Dan rasa cinta ini pula,
Yang akan membantu laki-laki dan perempuan untuk melestarikan keturunan,
agar kehidupan harus terus berlanjut.
Mulia kan tugas keduanya.
Coba dech kalo' keduanya saling bermusuhan,
ehm ...
bisa-bisa ngga' ada kehidupan....
he he he...
.